You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengelolaan Parkir Oleh BLUD Perparkiran Dibatasi 35 Pasar
photo Reza Hapiz - Beritajakarta.id

BLUD Perpakiran Diminta Batasi Pengelolaan Parkir Pasar

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta meminta pengelolaan parkir di 35 lokasi PD Pasar Jaya oleh badan layanan umum daerah (BLUD) Perparkiran dibatasi. Hal ini untuk melihat evaluasi pengelolaan pasar.

Kita lihat dulu perkembangan di 35 lokasi pasar ini, karena harusnya potensinya bisa naik 50 persen dari sebelumnya

"Kita lihat dulu perkembangan di 35 lokasi pasar ini, karena harusnya potensinya bisa naik 50 persen dari sebelumnya," ujar Prabowo Soenirman, Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Kamis (29/9).

Karena, sambung Prabowo, sejak awal PD Pasar Jaya dinilai mampu untuk mengelola parkir pasarnya. Sehingga tidak perlu dikelola yang berdampak laba perusahaan menjadi menurun.

Ini Saran Dewan Soal Pengelolaan Parkir Pasar

"Karena kalau dari hitungan hasil parkir ini bisa untuk bayar seluruh gaji karyawan, sekarang setelah dikelola ada tarifnya sendiri, harusnya bisa naikin PAD-nya," katanya.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, saat ini memang sudah 35 lokasi pasar yang sistem parkirnya dikelola oleh BLUD Perparkiran.

"Yang dikelola yang sudah selesai pengelolaanya dengan pihak ketiga, kalau yang lain menunggu kerja samanya berakhir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2521 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1341 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1087 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1087 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye776 personFakhrizal Fakhri